6 Makanan Berserat Tinggi untuk Anak yang Lezat

6 Makanan Berserat Tinggi untuk Anak yang Lezat

6 Makanan Berserat Tinggi untuk Anak yang Lezat

Serat adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan pencernaan. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga membutuhkan serat. Namun, sebagian anak tidak menyukai makanan yang berserat karena kesulitan untuk mengunyah atau menelan. Nah, berikut ini 6 makanan berserat tinggi untuk anak yang lezat dan mudah dicerna.

  1. Roti Gandum

Roti merupakan makanan yang disukai anak-anak karena mudah dicerna. Berikan roti gandum dalam menu sarapan anak. Roti gandum mengandung serat sebanyak 2 gram setiap irisannya. Tambahkan selain kacang atau coklat, sesuai selera anak agar anak lahap memakannya.

  1. Oatmeal

Makanan ini juga merupakan makanan berserat tinggi yang disukai anak-anak. Anda bisa memberikan oatmeal sebagai pengganti sereal ketika sarapan pagi. Oatmeal mengandung 4 gram serat ketika sudah dimasak. Tak hanya sehat, Anda juga bisa mencampurkan oatmeal dengan buah atau sirup favorit anak Anda.

  1. Popcorn

Berondong jagung atau popcorn  adalah makanan berserat tinggi yang sulit ditolak oleh anak karena biasanya dimakan saat menonton sebuah film atau saat sedang bersantai. Perlu diketahui, tiga mangkuk kecil popcorn mengandung 2 gram serat, sehingga baik untuk memenuhi asupan serat anak.

Anda bisa menambahkan bahan yang lebih sehat seperti minyak zaitun jika Anda khawatir popcorn mengandung gula yang terlalu tinggi. Sebaiknya, kurangi penggunaan pemanis seperti karamel agar gigi anak tidak rusak. Berikan popcorn pada anak yang sudah berusia di atas 4 tahun karena dikhawatirkan anak di bawah 4 tahun bisa tersedak.

  1. Brokoli dan Bayam

Bayam merupakan makanan sumber zat besi yang bagus untuk menambah sel darah merah dalam tubuh, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita anemia. Namun, tak hanya mengandung banyak zat besi, ternyata bayam juga mengandung serat yang tinggi. Bayam yang sudah dimasak mengandung serat 4 gram.

Selain bayam, ada juga brokoli yang memiliki banyak nutrisi baik bagi anak. Tak hanya mengandung serat yang tinggi, sayuran berwarna hijau gelap tersebut juga kaya akan vitamin C. Brokoli rebus mengandung serat sebanyak 5 gram.

  1. Alpukat

Alpukat memiliki tekstur yang lembut dan creamy. Buah ini merupakan salah satu buah yang mengandung serat tinggi. Dalam sebuah alpukat berukuran, terkandung serat sebanyak 7 gram. Anda bisa memberikan buah alpukat kepada buah hati secara langsung maupun mengolahnya dahulu menjadi berbagai minuman yang menyegarkan.

  1. Nasi Merah

Nasi merah mengandung lebih banyak serat dibandingkan dengan nasi putih. Anda bisa mengganti nasi putih untuk makanan anak Anda. Meskipun nasi merah lebih lama saat dimasak namun nasi merah memiliki rasa yang lebih enak dan unik sehingga bisa dimakan bersama makanan yang mengandung serat lainnya.

Makanan berserat tinggi untuk anak memang terkadang akan membuat mereka bosan. Namun, sebagai orang tua ajaklah anak-anak untuk mengikuti pola makan tinggi serat secara bertahap. Jangan paksakan anak untuk makan dalam jumlah besar karena akan memberikan beberapa efek samping seperti perut kembung.

Begini Cara Menggunakan Mesin Kopi Otomatis untuk Mendapatkan Hasil yang Maksimal

Begini Cara Menggunakan Mesin Kopi Otomatis untuk Mendapatkan Hasil yang Maksimal

Bagi Anda pecinta kopi, memiliki mesin kopi otomatis akan sangat berguna untuk mendapatkan kopi yang konsisten dan nikmat setiap hari. Namun, dalam penggunaannya alat ini perlu disesuaikan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Lalu, bagaimana menggunakan mesin kopi untuk mendapatkan hasil yang maksimal?

Cuci Mesin Pembuat Kopi

Sebelum menggunakan mesin kopi, sebaiknya cuci mesin pembuat kopi terlebih dahulu untuk memastikan bahwa mesin tersebut sudah bersih. Mesin pembuat kopi yang kotor akan mempengaruhi rasa kopi yang Anda inginkan.

Atur Fine Grinder

Hal pertama yang harus dipersiapkan sebelum menggunakan mesin kopi yang otomatis adalah memastikan jika penggiling sudah diatur dengan baik. Mesin kopi akan menggiling sesuai dengan yang sudah Anda atur dan akan menghasilkan kopi bubuk yang segar. Namun, Anda juga bisa mengatur lagi agar mendapatkan hasil kopi bubuk yang lebih baik.

Pasang Penyaring Kopi

Ada beberapa jenis mesin kopi, ada yang sudah menyediakan penyaring kopi ada pula yang belum menyediakan penyaring kopi. Jika Anda ingin mendapatkan kopi yang maksimal, pasanglah penyaring kopi yang bagus agar ampas tidak bercampur dengan racikan kopi yang sudah Anda siapkan.

Volume

Volume mesin kopi biasanya akan mengacu pada berapa jumlah cairan yang ada di dalam mesin kopi untuk membuat secangkir kopi. Aturan volume pada mesin kopi adalah 30 ml cairan untuk shot ganda dan 15 ml cairan untuk shot tunggal.

Nantinya ukuran ini akan memberikan Anda fleksibilitas tergantung dari berapa ukuran cangkir yang akan Anda pakai untuk menyeduh kopi. Mesin kopi akan memompa semua air lewat kopi dan hanya akan menghasilkan kopi yang berkualitas untuk volume tertentu, jika Anda terus menambahkan air melebihi volume yang diatur maka hanya akan mendapatkan kopi kualitas buruk.

Nyalakan Mesin

Jika sudah memastikan volume air yang pas, Anda bisa menyambungkan mesin kopi ke sumber listrik untuk menjalankan dan menentukan waku terbaik untuk mencampur racikan kopi. Pastikan racikan kopi yang Anda racik sudah tercampur dengan maksimal.

Beberapa mesin kopi memiliki fitur pause sehingga Anda dapat menghentikan proses pembuatan kopi selama beberapa waktu. Adanya pengaturan ini akan lebih memungkinkan Anda untuk menentukan tingkat campuran kopi yang diinginkan.

Sajikan Kopi

Jika semua bahan sudah tercampur dengan baik, kini Anda sudah sampai langkah terakhir yaitu menyajikan kopi. Tuang kopi yang sudah Anda buat ke dalam cangkir, jika Anda menginginkan kopi yang dingin Anda juga dapat menambahkan es batu.

Melakukan Perawatan

Jika Anda ingin mesin kopi awet, maka Anda perlu melakukan perawatan mesin kopi agar tetap mendapatkan secangkir kopi terbaik. Anda bisa membersihkan mesin kopi satu kali dalam seminggu, bersihkan semua bagian-bagian mesin kopi agar bersih dan terbebas dari jamur.

Membuat kopi menggunakan mesin kopi otomatis memang memerlukan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pastikan Anda meracik kopi sesuai dengan takaran agar rasa kopi tetap enak dinikmati.

Perbedaan Kopi Instan dan Kopi Bubuk

4 Perbedaan Kopi Instan dan Kopi Bubuk

Kopi merupakan salah satu minuman khas akan kenikmatannya. Bagi para pecinta kopi aktivitasnya akan terasa tidak lengkap jika tidak ditemani secangkir kopi. Berbagai macam jenis kopi memberikan kenikmatan yang berbeda-beda pula. Berikut ini perbedaan kopi bubuk dan kopi instan dari berbagai segi.

  1. Teknologi Pemprosesan

Perbedaan kedua jenis kopi ini dapat diketahui berdasarkan teknologi pemrosesannya. Pada dasarnya proses produksinya kopi bubuk cenderung memakai alat atau mesin yang sederhana dan pabrik kopi bubuk terbilang tidak besar sedang teknologi pemrosesan kopi instan biasanya memakai teknologi mesin yang canggih dan pabrik kopi yang luas dan modern serta mempunyai brand kopi yang sudah dikenal.

  1. Aroma Kopi

Perbedaan selanjutnya terlihat dari segi aroma. Aroma yang diciptakan kopi jenis instan cenderung tidak terlalu kuat dibandingkan jenis kopi bubuk. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh penambahan zat lain ke dalam produk kopi sehingga mengurangi bahkan mengubah aroma asli kopi itu sendiri.

Dapat dilihat fakta yang telah banyak dibicarakan bahwa tiap-tiap produk kopi jenis instan memiliki aroma yang berbeda-beda. Lain halnya pada kopi bubuk. Aroma khas kopi bubuk merupakan aroma kopi alami karena tidak dikurangi dan tidak melewati proses lain juga penambahan kimia lainnya dalam proses produksinya.

  1. Kedaluwarsa

Perbedaan kopi bubuk dan kopi jenis instan selanjutnya dapat dilihat dari batas waktu penggunaan kopi tersebut. Jenis kopi bubuk cenderung memiliki batas waktu penggunaan yang lebih pendek. Kopi bubuk hanya kuat hingga seminggu penyimpanan saja atau bahkan dalam waktu beberapa hari saja aroma kopi terkadang sudah berubah hingga timbul jamur.

Bagi Anda penikmat kopi bubuk hendaknya menyimpan kopi dalam wadah tertutup serta kedap udara untuk memperpanjang masa penggunaannya. Sedangkan berbagai kopi jenis instan yang banyak ditemui di masyarakat memiliki batas waktu kadaluarsa lebih lama karena kemasannya yang kedap udara. Meskipun begitu penyimpanan kopi juga mempengaruhi kelayakan kopi untuk dikonsumsi ya.

  1. Proses Pembuatannya

Perbedaan lainnya dapat terlihat jelas dari proses pembuatan masing-masing jenis kopi ini. Mulai dari tahap proses pengupasan biji kopi, penjemuran kopi, penggilingan kopi dan roasting akan diketahui sangat jelas perbedaan antara keduanya. Kopi bubuk biasanya tersusun dari komposisi yang alakadarnya dan natural.

Seperti yang telah diketahui kopi jenis instan tentunya dibuat dengan proses yang lebih beragam. Mulai dari proses penggilingan, kemudian melewati tahap ekstrak dimana dilakukan pengujian cita rasa kopi. Hal tersebut sebagai penyebab masing-masing produk kopi sering ditemui mempunyai rasa maupun aroma yang berbeda karena penambahan komposisi zat pendukung ke dalam kopi.

Nah, itulah 4 perbedaan kedua jenis kopi tersebut. Bagi para pecinta kopi, kopi bubuk maupun kopi instan tentunya sama-sama memiliki keistimewaan tersendiri. Nikmatilah jenis kopi manapun sesuai selera Anda. Jangan lewatkan juga berbagai varian kopi yang ditampilkan di nescafe.com

Mekanisme Pengeluaran Asi Pada Ibu

Mekanisme Pengeluaran Asi Pada Ibu

Pernahkah anda berpikir, bagaimana proses produksi asi di dalam tubuh ibu? Asi termasuk keajaiban dari Tuhan Yang maha esa untuk umatnya. Asi menjadi makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir. Didalam air susu ibu mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh seorang bayi, tidak ada susu yang lebih baik dibandingkan air. Lalu bagaimana asi ini dibuat dan seperti apa mekanisme pengeluaran asi. Kita akan membahas semuanya dibawah ini.

Produksi Asi Dimulai Saat Ibu Hamil

Ketika wanita hamil tubuhnya sudah mulai mempersiapkan diri untuk mengeluarkan asi. Ketika hamil, anda pasti merasakan payudara yang semakin besar. hal ini dikarenakan kelenjar di payudara untuk memproduksi asi sudah berkembang. Proses ini sudah di mulai sejak trimester pertama kehamilan. Hormon kehamilan membuat saluran susu berkembang jumlah dan ukurannya.

Bagian putting payudara akan semakin besar dan menonjol. Aerola yang awalnya berwarna putih juga akan lebih gelap. Hal ini bertujuan supaya bayi tahu bagian mana yang harus dihisab. Di masa kehamilan, mulailah untuk merawat payudara anda. olesi dengan minyak-minyakan dan bersihkan secara rutin. Sehingga tidak mudah lecet saat menyusui.

Proses Produksi ASI Ketika Bayi Lahir

Ada asi yang sudah keluar saat hamil dan ada pula yang harus menunggu bayi lahir terlebih dahulu. Mekanisme pengeluaran asi ini membutuhkan waktu 48-96 jam setelah anda melahirkan. Saat plasenta keluar dari tubuh, hormon progesteron dan estrogen menurun. Kemudian kadar hormon prolaktin akan meningkat. Hormon ini berfungsi untuk merangsang tubuh memproduksi ASI

Hormon prolaktin akan mendorong kantung kecil tempat produksi asi atau disebut alveoli mengambil gula, protein, dan lemak dari darah ibu. Semua bahan itu digunakan untuk membuat asi. Jaringan yang mengelilingi alveoli akan memeras kelenjar dan mendorong air susu ibu keluar dari payudara. Isapan mulut bayi akan merangsang produksi asi lebih kencang. Di putting ibu, terdapat banyak darah. Saat dihisap bayi, saraf tersebut memberikan sinyal ke otak untuk melepaskan hormon prolaktin dan oksitasi dalam aliran darah.

Produksi Asi Membutuhkan Kerjasama Ibu, Bayi dan Lingkungan Sekitar

Menyusui tidak semudah yang dibayangkan. Dibutuhkan kerjasama antara ibu, bayi dan lingkungan sekitar. Ibu bisa mengkonsumsi makanan yang bergizi dan banyak minum untuk membuat asi semakin banyak serta berkualitas. Bayi harus mengisap putting sesering mungkin, minimal 2 jam sekali dan dilakukan pelekatan yang benar. Sehingga mampu merangsang hormon dengan cepat.

Lingkungan sekitar harus mendukung ibu. Ibu yang stress akan membuat proses produksi asi menurun. Bayi yang jarang mengisap putting juga bisa membuat produksi asi menurun. Anda bisa mengimbanginya dengan memompa asi. Karena produksi asi menggunakan sistem supplay dan demam. Proses mekanisme pengeluaran asi akan disesuaikan dengan kebutuhan.